Wednesday, September 5, 2012

Memanfaatkan Linkedin Secara Optimal sebagai Job Seeker dan Employer

Linkedin adalah jaringan sosial yang berorientasi pada business dan profesi. Pengguna yang sudah terdaftar sudah banyak sekali. Mungkin tidak sebanyak facebook, tentu saja, karena Linkedin tidak bisa dibandingkan dengan Facebook. 

Sebenarnya apa yang menarik dalam Linkedin? banyak, tapi saya nggak akan membicarakan mengenai kelebihan Linkedin secara general, atau mendetail satu persatu. Melainkan, saya ingin berbagi bagaimana memanfaatkan situs jaringan sosial ini sebagai Job Seeker dan Employer. 

Akhir-akhir ini dalam pekerjaan, saya disibukan pada pekerjaan 'recruitment.' Menarik dan menantang, karena ini merupakan hal baru buat saya, tapi tidak mudah karena candidates yang dicari adalah orang-orang teknik, tenaga ahli yang berpengalaman. Jika saya memasang iklan di situs lowongan pekerjaan, akan banyak sekali CV yang masuk, namun hanya 2 - 3% yang memenuhi syarat. Kadang karena begitu banyaknya, 2-3% itu jadi mudah terselip. 

Dengan adanya Linkedin, saya bisa melihat profile-profile sumber daya manusia yang ada di sekitar lingkungan saya/ perusahaan saya. Saya bisa menyaring dengan fitur-fitur yang tersedia di Linkedin. Memang tidak semua profile yang ada di Lingkedin adalah orang-orang pencari kerja, tapi mereka tentunya adalah orang-orang yang mencoba melebarkan sayap mereka, orang-orang yang oportunis, orang-orang yang memperluas jaringan bisnis dan profesi mereka. Maka employer/Perusahaan yang sedang mencari candidates, bisa secara profesional menawarkan posisi-posisi yang tersedia di perusahaannya.

Saya sarankan, untuk teman-teman yang belum dan sudah terdaftar di Linkedin untuk mengoptimalkan profile kalian, karena dari profile tersebut, employers bisa tertarik memberi kesempatan untuk mendapatkan karir, peluang bisnis yang lebih baik. 

Gambar diambil dari sini

3 comments:

Ceritaeka said...

Lho Nining skr head hunter?
PNS opo iso nggawe Linkedin. Nggo opo?

Nining Sutrisnaningsih said...

waaa,.. bukan headhunter mbak... :))

elafiq said...

sangat disayangkan kalo ada orang yang expert tapi belum daftar linkedin.

tukang parkir perlu gak yo? #mungtekoksih