Thursday, December 16, 2010

I'm Pretty which is Funny

Weekend kemarin, saya diajak suami pergi kondangan di La Paz. Yang menikah adalah Gigio, teman suami dari kecil, yang mana adalah seorang rocker. Karena yang menikah adalah seorang rocker terkenal di Bolivia, maka yang datang pun artis-artis dan anak-anak gaul nya Bolivia. Jadi bisa dibayangkan, style dandanan orang-orang yang datang di pesta tersebut.

At first, I felt I was the 'different' one, karena saya bermuka asia sendiri, dan berpakaian tertutup sendiri. Tapi saya cuek, bukannya kenapa-napa, memang saya orangnya cuek dan tidak begitu memperdulikan bagaimana pendapat orang lain tentang saya apalagi penampilan saya,... kalau ndak percaya tanya mamah saya.

Then, I could feel that people were questioning about me, at least in their mind. Tidak menggunjingkan tapi terlihat dari beberapa tatapan, sepertinya mereka bertanya-tanya, perempuan ini dari mana, dan datang dengan siapa. Waktu itu suami saya suka menjauh dari saya, saya ditinggal-tinggal terus, jan persisss almarhum bapak saya kalau kondangan, selalu memisahkan diri dari mamah saya.

Dan ketika sudah malam, ketika tamu-tamu berumur sudah pulang, tinggal yang muda-muda, suasana pun jadi tambah meriah dan rame. Band-band rock dan metal mulai bermain live, dan semua orang mulai ngedance. Lha,.. beberapa laki-laki pun mulai mendekati dan mengajak kenalan. Pertama yang mendekati adalah yang artis-artis terkenal, mungkin karena mereka merasa terkenal makanya mereka pede untuk ngajak ngobrol duluan.

Tujuan utama adalah untuk tahu sebenernya saya dari mana. Dari Indonesia,... dan menurut saya, banyak yang nggak tahu Indonesia itu di sebelah mana. Seperti halnya banyak orang yang nggak tahu Bolivia itu di peta di sebelah mana.

Surprisingly, banyak yang bilang saya cantik. Bahkan, ada seorang gitaris dari band terkenal pun tidak berhenti-henti mengatakan bahwa saya cantik, setidaknya hampir setengah jam, sampai suami saya cemburu. Ada pula seorang photographer profesional yang ingin memotret saya 'photo session', katanya muka saya cantik dan menarik... lucu to?.. .. (irung pesek, bathuk nonong, lambe domble)

Now I understand, kenapa banyak pria asing yang datang ke Indonesia untuk cari istri. .. hehe..
ternyata perempuan Indonesia itu cantik-cantik.... termasuk saya, karena saya perempuan Indonesia.... yang mana cantik luar dalam...

#postingan pede

Tuesday, October 12, 2010

berjalan bersama


Sejauh ini setelah menikah saya mengetahui dan belajar sesuatu, salah satunya adalah berjalan bersama itu tidak mudah alias sulit, dan saya sedang belajar akan hal itu.

Untuk para wanita yang dari masa single sudah terbiasa bergantung pada orang lain, seperti orang tua atau pacar, berjalan bersama seperti ditatih atau digendong, dan karena sudah terbiasa maka hal itu pun menjadi mudah dan malah menyenangkan.

Namun untuk para wanita yang sudah terbiasa hidup mandiri, melakukan segala sesuatu hal sendiri, dan memutuskan sesuatu hal juga sendiri tanpa pertolongan dan pertimbangan dari orang lain, maka berjalan bersama akan menjadi sedikit masalah.

Akan sedikit sulit untuk menyamakan langkah, menuju ke arah yang sama. Dan saya sedang belajar untuk itu. Saya yakin saya bisa menikmatinya, karena cinta dan ketulusan akan membuat yang sulit menjadi lebih indah... halah...

Thursday, October 7, 2010

Rumah

Dimanapun saya pergi, selalu merindukan untuk kembali ke rumah.
Tapi dimana rumah saya sebenarnya berada? ketika kecil dan ketika hidup masih bergantung pada orang tua, rumah adalah adalah dimana orang tua saya berada.

Setelah sudah bekerja, rumah saya adalah dimana pekerjaan saya berada. Walaupun masih mbok-mbokan, yang mana setiap minggu diusahakan pulang ke rumah orang tua.

Dan sekarang sudah menikah, rumah adalah dimana suami saya berada.
Seletah hampir 8 bulan saya berjauhan dengan suami, sudah saat nya saya pulang... pulang ke rumah saya sekarang, yaitu suami saya.

Monday, September 27, 2010

sedang emosian

Beberapa hari yang lalu, setelah ngambek di milis dan marah2 di kantor dua malam berturut2 saya mimpi tentang kuburan. Well not exactly kuburan, tapi ya kuburan.

Mimpi pertama saya seperti di rumah kontrakan pinggir jalan sama mbak tyas, dan di depan rumah itu ada kuburan keluarga si pemilik rumah. Anehnya salah satu itu adalah kuburan kakakku, tapi kakak saya masih hidup bahkan di mimpi itupun juga masih hidup. Semoga dia baik2 saja di Palembang (tempat kakak saya bekerja sekarang).

Mimpi kedua, saya seperti dikrukub'i kain, dan waktu itu saya membaca-baca doa, entah itu Alfatikah atau apa.

Keesokan harinya saya ngomong ke mamah saya, saya cuman ngomong garis besarnya saja "mah aku ngimpi kuburan terus".. dan mamah saya menanggapinya begini "kamu diminta taubat, kamu marah2 terus to? pasti kamu heran to kok mamah bisa tahu kamu marah2 terus..."... trus aku tanya "kenapa ya mah aku marah-marah terus?".. jawabannya "ya karena jauh dari suami".. walah!!.

Wednesday, August 18, 2010

selfish me!

Ketika saya berkerja untuk atasan saya, saya jarang sekali menyampaikan masalah masalah yang saya temui. Atasan saya hanya tahu beres! Walaupun dibelakang atasan saya, saya harus memarahi seratus orang, bertengkar dengan delapan naga, menyebrangi samudra lava dll dsb. Saya tidak tahu, apakah pola kerja semacam ini merupakan pola kerja yang bagus atau tidak.

Terus terang juga, atasan pernah menegor saya kenapa saya jarang melakukan report. Mengapa harus report ketika semua sudah beres. Tapi entahlah, saya menganggap itu permintaan aneh, dan saya menganggap orang2 itu aneh, kecuali saya. Yang mana saya menyimpulkan bahwa yang aneh itu adalah saya.

Ketika itu adalah pola kerja dan pola pikir saya, saya mengharapkan orang yang bekerja dengan saya bersikap seperti saya. Saya hanya ingin tahu beres, itu saja. Kecuali saya meminta sesuatu hal yang tidak mungkin atau diluar scope nya.

This is the selfish me !

Tuesday, August 17, 2010

Wise Man Said About Marriage

Wise man said about marriage:

The ones destroy a marriage:

a. Husband :
1. does not functioned as a good leader which causing hurting each other.
2. fail to make his wife to be the number one person in his life.
3. comparing his wife to another woman.
4. is not discipline in controlling his emotion and bad habits.
5. fail in giving little meaningful compliments to his wife.
6. refuse his wife's suggestion/ ideas.
7. never ask for apologize.

b. Wife :
1. does not respect her husband as the authority in the family.
2. fail to bow to her husband.
3. fail to look attractive.
4. fail to show the gratitude for having her husband.

‎​Husband needs :
1. Sex.
2. wife as best friend.
3. clean and neat house.
4. attractive wife
5. respect each other.
6. supports and not compulsion (addition from me)

Wife needs :
1. love and respect/gifts/complements.
2. talk or chats.
3. honesty and open.
4. enough financial.
5. commitment to the family.
6. secure feeling/ protection (addition from me)

‎​Remember..!!
Being successful as the leader in the family will lead to other success,
and being fail to be the leader in the family will lead to other failures.

taken from milis loenpia.

Tuesday, June 22, 2010

journey to my visa

its not easy, and its taking not only times, but minds and thoughts...
makes me depressed, arguing with my husband...
mad, hopeless and tired...

Friday, May 7, 2010

i dont understand

and i dont want to understand!!!!!

Thursday, April 22, 2010

sorry e-card


he still likes to use this e-card thing to apologize ....
its lame but i have to admit it that it works... hehe...

Sunday, April 18, 2010

what should i do

i have made him hate me ...

Wednesday, April 14, 2010

miss u miss u miss u

I miss ur stare, i miss ur njengkureng face when u looking at me....

i miss u...

Tuesday, March 30, 2010

Thought of Love

I used to hate the way I love him,..
like I was suffer becos of loving him...

but now, I can love him as much as I want..
cus I have the right to do that...

I used to hate the way i need him,...
like i cannot live without him,..
which then it made me afraid...
and felt insecure...

now,.. i think.. so what if i need him...
we supposed to need each other...
....

Im glad .. but still i feel sad...
cus we are far...

Tuesday, February 9, 2010

Niat Baik

Kata mbak titut "niat baik akan berakhir dengan baik" ...
amin,....

sekarang ini ketika waktu2 mendekati hari saya menikah, saya jadi sangat sensitif dengan omongan-omongan orang. sakit hati, sampai harus nangis.

yang ingin saya lakukan adalah menikahi lelaki yang saya cintai, secara sah dimata hukum dan agama. tapi hanya sejauh ini saja yang saya mampu untuk mencapai hal tersebut.

ada yang tanya "kenapa kamu gak cari bule yang deket2 aja? di jepara kan banyak tuh?".. trus ada yang komentar "kamu tuh obsesi punya suami bule ya?"... heran banget, itu kok pertanyaan dan komentar bisa keluar dari mulut tanpa dipikir pake otak. kecuali selama ini saya ganti2 pacar bule, selama ini saya punya pacar cuman sekali, hanya dia calon suami saya yang ndilalah bukan orang indonesia.

kalau bisa memilih, saya memilih untuk jatuh cinta pada orang indonesia, jawa, rumahnya deket, muslim, baik, sayang, pengertian dan bertanggung jawab dll dsb.
ada juga yang berkomentar, kenapa tidak mencoba menghindar, untuk tidak mencintainya. heran juga, saya kan pacaran sudah 7 tahun, gak mungkin selama 7 tahun saya cuman menunggu, selama 7 tahun itu pasti buanyak konflik yang terjadi, selama 7 tahun itu pasti saya sudah memikirkan tentang hal ini dan itu, termasuk agama, budaya, dll dsb.

saya akan menikah secara Islam, otomatis calon saya harus menjadi mualaf, dan itu akan dilakukan oleh calon suami saya. entah atas dasar apa suamis aya menyanggupi, itu urusan pribadi calon suami saya.
saya yang seorang muslim dari awal, hanya bisa menuntun dan memberi tahu mengenai Islam sebatas kemampuan saya, namun keyakinan dan iman calon suami itu sudah kembali ke pribadi calon suami saya. selama calon suami saya menghargai keyakinan saya, saya juga harus menghargai apa yang diyakini calon suami saya.

tapi ada juga orang yang menghakimi, mengatakan bahwa nanti doa-doa saya tidak akan dikabulkan, ketika menurut saya yang mengabulkan doa hanya Allah, maka bukan hak manusia atau orang yang sok tau itu untuk menghakimi/memutuskan diterima atau tidaknya doa saya.

ada yang mengatakan kalau itu sama saja berzina. selama ini, 7 tahun saya berpacaran saya tidak pernah melakukan hal "itu" dengan calon suami saya. saya berusaha sekali untuk bisa menikah secara sah hukum dan agama, dengan usaha saya yang maksimal namun terbatas ini.
calon sumai saya juga bukan suami orang. lalu dimana berzina nya?

kalau saya punya rencana untuk murtat, itu sangat gampang. saya tidak perlu menyuruh calon saya untuk datang dan menikahi saya di sini, meminta restu ke orang tua saya, mengurus surat2 pernikahan dll dsb. saya bisa saja langsung pergi pindah ke negara nya.

kenapa orang orang cenderung menghakimi, daripada berdoa yang terbaik antar sesamanya.

saya berfikir, orang2 itu pasti tidak mendoakan apalagi merestui pernikahan kami nanti.
saya berfikir orang2 itu mempunyai pikiran "lihat saja nanti rumah tanggamu akan seperti apa kalau kamu nekat menikah dengan lelaki itu" ... yang saya anggap itu adalah doa jelek.

semoga semua doa kembali ke orang nya masing2. dan trimakasih untuk yang mau mendoakan yang tebaik untuk saya dan calon suami saya.

Karena Niat kami baik, semoga juga akan berakhir dengan baik.