Thursday, November 3, 2011

Urip Kuwi Sawang Sinawang

Kata orang Jawa bilang, urip kuwi sawang sinawang yang artinya the happiness of life is in the eye of the beholder hehe.. ngarang dikit nggak apa-apa ya, bebas dong kan ini blog saya dan saya kan lagi nggak ikut lomba posting blog yang jurinya tiga lalu menang hadiah jalan-jalan ke Bali...

Jadi, intinya adalah ketika ada fikiran-fikiran seperti "orang ini itu hidupnya susah", "orang itu hidupnya seneng", "dia beruntung", "saya adalah orang yang paling merana sedunia"... lha itu belum tentu benar.

Saya bisa memberi contoh klise, seperti "lihat orang-orang kaya itu sepertinya hidup mereka senang tapi ternyata hutangnya banyak,..." iihh klise banget contohnya. Saya kan nggak suka tuh kasih contoh-contoh klise, bukan saya banget gitu lho. Saya kan orangnya unik nich ya jadi kalau kasih contoh suka kasih contoh yang lain daripada yang lain.

Ini contoh dari saya yach, begini ,.. hmmm apa ya,..
contoh, saja saya sendiri, mungkin saya bisa berfikir seperti "mengapa nasib saya tidak seperti teman-teman saya yang bisa hidup berdampingan dengan suami/orang-orang yang mereka cintai. Kenapa hidup saya merana, kenapa saya harus keterima kerja di Jakarta yang katanya kejam itu, kenapa betis saya besar, kenapa hidung saya pesek, kenapa makanan yang paling murah di Jakarta hanya bubur ayam, kenapa.. kenapa... "

Atau contoh saya berfikir seperti "kenapa orang itu sangat beruntung ya, suaminya cakep mirip Christian Sugiono, trus tasnya merek semua, perutnya rata dan mukanya nggak jerawatan, aku yakin kentutnya orang itu pasti wangi juga... orang itu beruntung banget deh .. .."

Fikiran-fikiran tersebut belum tentu benar. Karena kebahagiaan hidup itu tergantung dari mana orang melihatnya. Cara yang paling pas adalah mensyukuri apa yang sekarang kita punya dan mensyukuri keadaan kita saat ini. Selama kita mensyukuri, disitulah kebahagiaan hidup kita dapatkan.

Alhamdulilah hidung saya pesek, dengan begitu saya terlihat beda sendiri ketika saya di luar negri, dan alhamdulilah betis saya besar sehingga suamipun senang meremas-remasnya.


im proud of who i am, im proud of what i do, im not hiding for what ive been trough and i feel lucky i am here today

2 comments:

Tian said...

Saya dong saya..
Kulit saya coklat, hidup berjauhan dengan adek, yg kata org saya manis & baek hati tp sudah ndak punya pacar lagi, tapi tapi tapi tapi kan saya punya teman The Nings yg tiap hari bisa diajak makan sate dikucingan

Daniezha Yank said...

Ayo sesama pesek tos hidung mbak :D