Tuesday, December 4, 2012

LIFE OF PI THE MOVIE


Tentu saja saya posting tentang film ini, film Life of Pi yang diangkat dari Novel Life of Pi. Karena film ini bagusssss bener, bikin saya deleg-deleg sampek kebawa mimpi. Terus terang saya belum membaca novelnya, tapi jika memang benar cerita film ini diangkat dari cerita novel, berarti cerita novel tersebut luar biasa, karena film Life of Pi ini bagus tidak hanya dari eksekusinya saja, tapi juga dari ide cerita.

Film ini menceritakan tentang pengalaman seseorang bernama Pi Patel yang konon satu-satunya manusia yang bertahan hidup dari bencana kapal tenggelam dan ditemani oleh seekor harimau Bengali. Diceritakan dari bagaimana seorang Pi Patel tumbuh menjadi pribadi yang mempunyai ketertarikan pada agama-agama yang ditemuinya, Hindu, Kristen dan Muslim. 

Pada alur cerita di film ini, Pi Patel didatangi oleh seorang penulis novel, untuk menceritakan pengalamannya yang katanya dapat membuatnya menjadi percaya akan Tuhan. Dari situ seorang Pi Patel menceritakan ceritanya dan pengalamannya, tentu saja ceritanya sangat indah, seru dan menantang. Namun dibalik cerita dari Pi Patel, ada makna yang disampaikan dan makna itu dirangkum pada akhir cerita. Hal ini yang bikin saya lhess pyar pyar cetar cetar..., what a brilliant thought, what a magnificent idea,...  

Pada intinya, Life of Pi adalah film/ cerita tentang indahnya kepercayaan terhadap Tuhan, dan untuk memilih menikmati keindahan atau tidak diserahkan pada pribadi masing-masing.

I can say that this movie represent when a great writer meets a great director.

pic taken from here 

berikut quote dari novel Life of Pi yang intinya sama dengan kata-kata bermakna di filmnya, 

“So tell me, since it makes no factual difference to you and you can't prove the question either way, which story do you prefer? Which is the better story, the story with animals or the story without animals?' Mr. Okamoto: 'That's an interesting question?' Mr. Chiba: 'The story with animals.' Mr. Okamoto: 'Yes. The story with animals is the better story.' Pi Patel: 'Thank you. And so it goes with God.”